Kamis, 22 Desember 2016

Kiamat Sudah Dekat

BACALAH DENGAN SEKSAMA

Kalender HIJRIYAH Umat Islam tidak sampai 1500 H SEKARANG SUDAH 1438 H. Berapa tahun lagikah???




Selasa, 20 Desember 2016

Wanita Yang Istimewa itu




Dialah wanita yang menyayangimu dengan tulus, walau kadang kau justru lebih menyayangi wanita lain yang belum tentu mencintaimu dengan tulus.


Dia wanita yang mungkin jarang sms, BBM atau meneleponmu karena keterbatasan dan kesederhanaan dirinya. Akhirnya kadang kau lebih senang sms-an mesra dengan dia yang belum tentu akan setia bersamamu.


Dia wanita yang mungkin jarang kau ingat, karena jaraknya yang jauh darimu. Walau di hatinya selalu ada namamu. Akhirnya kadang kau lebih nyaman berdekatan dengan wanita yang bukan kekasih halalmu.


Dia wanita yang mungkin belum bisa memberi apa yang kau inginkan. Tapi percayalah, ia berusaha memberikan apa yang kau butuhkan.


Ia mungkin bukan pujangga, yang bisa merangkai kata cinta. Ia mungkin bukan orang berada, yang dapat memberimu dunia. Tapi percayalah, Ia siap merelakan nyawanya saat melahirkanmu. Ia siap terganggu tidur demi menjagamu. Ia rela menjagamu siang malam saat kau sakit. Ia yang menangis haru saat kau lulus sekolah.


Kalaulah ia bisa merangkai kata, mungkin setiap hari ia ingin mengatakan padamu: "Nak, Ibu menyayangimu. Maafkan ibu yang belum bisa membahagiakanmu"


Peluk ibumu selagi masih bisa. Bahagiakan ibu selagi masih ada. Karena tanpanya, kita tak kan lahir ke dunia Karena kasih sayangnya, kita bisa bermakna.


Setuju...??? *Kalau kau sayang ibumu, segera peluk ia, atau minimal telepon mengucapkan maaf dan doakan dirinya.

Inilah Wanita di Balik Kebesaran Imam Syafii



Ibu shalihah melahirkan dan mendidik anak yang shalih
Imam an-Nawawi pernah menceritakan bagaimana peran seorang ibu di belakang penguasaan Imam Syafi‘i terhadap fiqh. Ibu Imam Syafi’i adalah seorang wanita berkecerdasan tinggi tapi miskin. Namun bisa dikatakan kesetiaannya berada di belakang sang anak lah yang menjadikan Imam Syafi’i menjadi ilmuwan sejati hingga saat ini.

Di Mekkah, Imam Syafi‘i dan ibunya tinggal di dekat Syi‘bu al-Khaif. Di sana, meski hidup tanpa suami, sang ibu telah sukses menerjemahkan visi jangka panjang untuk membawa nama harum sang anak ke hadapan Allah SWT. Sekali pun hidup dalam sebatang kara, hal itu tidak menghalangi sang ibu untuk menempatkan anaknya dalam kultur pendidikan agama yang terbaik di Mekkah.

Sang ibu sadar, ia tidak

Senin, 19 Desember 2016

Beginilah Wanita Yang Dirindukan Surga


Wanita merupakan sosok indah dengan segala keistimewaan yang ada pada dirinya. Seorang wanita bila dilihat dari segi manapun, selalu memancarkan pesona yang mampu memukau mata. Sehingga tidak mengherankan bila wanita disebut sebagai godaan terbesar bagi kaum pria. Bukan hanya pria, indahnya seorang wanita hingga surga pun merindukannya. Surga memang memiliki rindu, yaitu rindu orang-orang yang taat dan rindu orang-orang yang shaleh. Mengapa wanita ? Sebab, kebanyakan wanita masuk neraka

Sebagaimana dikatakan oleh Rasulullah, bahwa di akhirat kelak kebanyakan penghuni neraka adalah kaum wanita. Oleh sebab itulah, surga sangat merindukan wanita. Namun, wanita yang dirindu surga bukanlah orang sembarangan. Hanya mereka yang memenuhi kriteria-kriteria tertentulah yang didambakan untuk menempati surga.

Lantas, kriteria bagaimanakah wanita yang dirindu surga tersebut?

Saat Masjid jadi Tempat Wisata, Akhir Zaman Semakin Dekat




Ibnu Mas’ud berkata bahwasannya Rasulullah SAW bersabda: 
“Sesungguhnya salah satu tanda kiamat adalah bila masjid-masjid dianggap sebagai jalanan.”

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa: “Kiamat tidak akan terjadi sehingga orang-orang bermegah-megahan dengan masjid-masjid.” (HR. Ahmad)

Inilah salah satu fenomena akhir zaman yang telah diingatkan oleh Rasulullah SAW yaitu ketika masjid sudah dianggap sebagai tempat rekreasi dan hanya dijadikan sebagai jalan untuk lewat. Ketika masjid telah dihias sedemikian rupa hingga membuat setiap mata yang memandangnya terkagum-kagum, maka secara perlahan peran dan fungsi masjid telah bergeser menjadi semacam tempat hiburan dan rekreasi.

Sesungguhnya Allah SWT menjadikan masjid sebagai tempat untuk

Hormati Ibu, Hidup Berkah


IBU merupakan sosok yang paling berharga dalam hidup kita. Adanya kita di dunia ini melalui jerih payahnya. Ia rela mengorbankan nyawanya untuk kita. Hanya untuk melihat kita merasakan dunia. Di mana, dunia ini menjadi perjalanan baru dalam diri kita. Tempat yang dijadikan sarana untuk memperoleh bekal untuk kehidupan yang lebih kekal.

Ketika ibu berhasil mengeluarkan kita dari rahimnya, pengorbanannya tak cukup sampai di situ. Ia terus merawat, membimbing dan mendidik kita. Hingga akhirnya kita bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Ingatkah kita